INDIE streaming

Logistik Lombok Terus Didistribusikan Di Hari Kemerdekaan

Lombok Utara (d'Monitor) - Di saat Hut RI ke-73, masyarakat di Lombok Utara sedang dalam kesedihan mendalam karena tertimpa gempa bumi 7 SR pada 5 Agustus lalu. Oleh karenanya, dukungan dan bantua logistik bagi korban gempa Lombok terus berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membantu meringankan beban warga yang berada di tempat pengungsian.

Komandan Satgas Posko Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani pastikan bantuan akan sampai ke warga yang membutuhkan.

Semangat hari kemerdekaan ditengah-tengah suasana keprihatinan masyarakat korban gempa Lombok, harus terus didorong agar masyarakat di Lombok dapat segera bangkit.

"Bantu kami agar saudara-saudara kita di Lombok dapat segera bangkit. Seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan rekan-rekan media telah hadir disini untuk membantu. Khusus kepada rekan-rekan media, diharapkan agar lebih bijaksana dan berempati dalam menyampaikan informasi-informasi, yang harus dapat menguatkan masyarakat Lombok untuk segera bangkit. Kebersamaan kita disini menunjukkan kekuatan bangsa untuk mampu melalui situasi ini,” pesan Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani, usai upacara peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Lapangan Super Semar, Tanjung, Lombok Utara (17/8).

Sejak hari kedua pasca gempa hingga saat ini (17/8), telah didistribusikan bantuan untuk para pengungsi, berupa makanan cepat saji (lebih dari 20.000 paket), lauk pauk (7.000 paket), makanan tambahan gizi (6.500 paket), perlengkapan balita/ _kidsware_ (4.500 paket), _family kit_ (4.500 paket), sandang/pakaian (1.000 paket), selimut (50.000 lembar), dan matras (14.000 lembar), serta tenda gulung (15.000 lembar). Sedangkan dukungan peralatan tenda pengungsi, tenda keluarga Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap), genset berbagai tipe, toren air, WC _portable_, hingga _water treatment portable_ terus didistribusikan ke para pengungsi.

Untuk tenaga relawan, lanjutnya, saat ini di Lombok telah hadir Relawan Kemanusiaan untuk Lombok dari berbagai sumber, seperti dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Mabes TNI, Polri, Basarnas, BMKG, PMI, MDMC, ACT, Artha Graha Peduli, PT. POS Indonesia, Bank Mandiri, Bank Muamalat, Pertamina, Garuda Indonesia, Pelni, Orari dan RAPI, IDI, Dompet Dhuafa, Darut Tauhid, Universitas Airlangga Surabaya, UGM, UNPAD, UNS, UNHAS, UNIBRAW, UMI Makasar, PPNI Jawa Timur, PMI Bogor, PMI Bali, PMI Kota Solo, PMI DKI Jaya, KKP Probolinggo, KKP Denpasar, KKP Surabaya, MDMC Semarang, MDMC Bantul, BBTKL Surabaya, YARSI Jakarta, RSIA Kenari Graha Medika Bogor, AMDA Indonesia, BPPK Nasional, Kimia Farma dan RADAR Bogor, IOF, Wanadri, Mapala, Perusahaan Asuransi, Komunitas Relawan Indonesia, BPBD, dan lainnya. Saat ini, lebih dari 200 lembaga yang hadir untuk membantu Lombok.

“Kita perlu duduk bersama kembali untuk memudahkan kerja kita. Semua ini semata-mata untuk kelancaran penanganan korban bencana. Dan kami sangat berterima kasih atas peran serta dan kontribusinya membantu upaya penanganan darurat ini," ujar Ahmad Rizal.

Berdasarkan data Posko PDB (16/8), tercatat korban meninggal dunia sebanyak 466 orang, berasal dari Kabupaten Lombok Utara (404), Lombok Barat (39), Lombok Timur (12), Lombok Tengah (2), dan Kota Mataram (9). Adapun korban luka (1.054) dan pengungsi (417.529). Sedangkan total bangunan dan rumah yang rusak terdata sejumlah 71.937 unit.

Dalam peringatan hari kemerdekaan ini, juga dimeriahkan dengan lomba balap kelereng, lomba jalan balon tempel, balap karung, yang digelar diantaranya di Lapangan Tanjung, Dusun Selelos, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Lombok Utara (et/ab). Foto: Dispenad - Jaringan TI

Read More »

Sumba Timur Bangun Posko Bersama Pencegahan Karhutla

Sumba Timur/NTT (d'Monitor) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK terus berupaya bangun kerjasama dengan masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Diantaranya dengan membangun posko bersama penanganan karhutla, di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur/NTT. Untuk mempermudah koordinasi, grup whatsapp dengan melibatkan unsur-unsur Pemerintah Pusat melalui UPT KLHK, Pemerintah Daerah, TNI, dan POLRI diadskan. Melalui posko bersama ini, diharapkan setiap kejadian karhutla dapat ditangani dengan cepat dan tuntas.

Upaya pencegahan karhutla di wilayah Sumba Timur juga dilakukan melalui kegiatan kampanye merawat lingkungan yang diselenggarakan oleh KLHK, melalui Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) dan Balai Taman Nasional Manupeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (BTN Matalawa). 

“Wilayah Sumba yang sebagian besar merupakan vegetasi savana, sangat rawan terjadi karhutla apalagi dengan periode musim kemarau yang lebih panjang. Pelibatan masyarakat menjadi solusi dalam menjaga lingkungan sehingga kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat diatasi,” ujar Kepala BTN Matalawa, Maman Surahman, saat memberikan arahan dalam kegiatan Apel Siaga Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Polres Sumba Timur (16/8).

“Kawasan TN Matalawa sebagai habitat 19 jenis burung endemik, sekaligus dari sumber air masyarakat Sumba, harus dipertahankan kelestarian dan dijaga dari segala ancaman kerusakan termasuk karhutla,” jelas Maman.

Peserta apel siaga dengan tema “Melalui Gerakan Hijauan Tana Sumba, Kita Cegah dan Kendalikan Karhutla” ini, berjumlah kurang lebih 200 orang, yang berasal dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Balai Taman Nasional Matalawa, dan juga Masyarakat Peduli Api.

Kepala Polres Sumba Timur, Victor MT Silalahi, yang bertindak sebagai Pemimpin Apel Siaga, menyampaikan komitmen Polri  untuk pencegahan karhutla, khususnya di wilayah Sumba Timur sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Karhutla di Istana Negara awal 2018 lalu (dh/ab). Foto: Dok.KLHK - Jaringan TI
Read More »

Temu Karya Pemenang Apresiasi Wana Lestari Nasional


Jakarta (d'Monitor) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK kembali menggelar Temu Karya Pemenang Lomba dan Penerima Apresiasi Wana Lestari Tingkat Nasional di 2018. Acara tahunan yang diselenggarakan mulai 15 - 19 Agustus 2018 ini, merupakan sarana bertukar informasi, pengalaman serta membangun jejaring kerja antar para pemenang Lomba/Apresiasi Wana Lestari (16/8).

Rangkaian kegiatan temu karya didahului dengan penilaian terhadap usulan pemenang lomba dan penerima apresiasi Wana Lestari Tingkat Provinsi. Selanjutnya para pemenang diundang ke Jakarta, dan mengikuti rangkaian kegiatan Temu Karya selama lima hari. “Mereka akan mengikuti Pembukaan Temu Karya, Sidang Paripurna MPR-RI, Upacara Detik-detik Proklamasi RI di Istana Negara serta ramah tamah para teladan dengan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara”, jelas Mariana Lubis, Kepala Pusat Penyuluhan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, KLHK.

Lomba Wana Lestari diselenggarakan sebagai suatu metode penyuluhan yang dilaksanakan untuk menilai prestasi aparat, perorangan atau kelompok masyarakat yang berjasa dalam pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan. Sedang apresiasi merupakan penilaian prestasi yang dicapai berdasarkan inisiatif dan partisipasi dalam pelaksanaan tugas di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Pada 2018, Wana Lestari berjumlah tujuh kategori lomba, dan 13 (tigabelas) kategori apresiasi. Kategori lomba yaitu Pemenang Penyuluh Kehutanan PNS, Kelompok Tani Hutan (KTH), Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kader Konservasi Alam (KKA), Kelompok Pecinta Alam (KPA), Pemegang Izin Hutan Kemasyarakatan dan Pengelola Hutan Desa. Sedangkan Apresiasi Wana Lestari diberikan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan Pengelola Hutan Adat.

Helmi Basalamah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK, saat membuka Temu Karya (15/menyampaikan bahwa para pemenang lomba wana lestari harus mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di dalam dan luar kawasan serta kelestarian lingkungan hidup.

“Temu Karya merupakan salah satu bentuk penghargaan dari KLHK kepada para pemenang Lomba/Apresiasi Wana Lestari untuk meningkatkan motivasi dan peran aktifnya dalam pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan”, jelas Helmi (jh/rm). Foto: abri - Jaringan TI
Read More »

Prajurit Perempuan Kodam XVI/Pattimura Sabet Juara II Lomba Menembak Piala Kasad

Cilodong/Jabar (d'Monitor) - Ajang bergengsi lomba olahraga menembak di lingkup TNI AD untuk memperebutkan Piala Kasad 2018 yang berlangsung di Lapangan Tembak Divisi Infanteri I Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat, memasuki hari terakhir dan Final (13/08).

Kontingen Kodam XVI/Pattimura dibawah pimpinan Dankontingen, Danrindam XVI/Pattimura Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung berhasil menyabet juara II pada Final Lomba Tembak Putri Piala Kasad.

Kontingen yang terdiri dari Serka (K) Naomi Jeblina (Baminwatmat Urdal Situud Ajendam XVI/Pattimura), Sertu (K) Mellisa Anjel (Baur Tambah Gelar Siminperspra Ajendam XVI/Pattimura) dan Sertu (K) Ni Kadek Nova (Baops Komputer Sibek Bekangdam XVI/Pattimura), berhasil meraih medali perak dengan catatan waktu 14'23" setelah kalah dari petembak putri Kodam VI/Mulawarman dengan catatan waktu 13'08" pada materi menembak Plat Baja.

Sebagai informasi, juara I diraih oleh tim tembak Putri Kodam VI/Mulawarman, juara II Kodam XVI/Pattimura dan juara III Kodam III/Siliwangi (rm). - Foto: Pendam 16 | Jaringan TI
Read More »

Rumah Sakit Lapangan Marinir Tangani 454 Pasien Gempa

Lombok (d'Monitor) - Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan Korps Marinir di Desa Kayangan, tepatnya di pekarangan Kantor Kecamatan Kahyangan, Lombok Utara, hingga Senin, (13/8) telah menangani 454 pasien korban gempa.

Menurut Komandan Satgas PRCPB Marinir (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) Letkol Laut (K) dr. Jeffrey Agung S. N. P. Sp.K.J., M.Tr. Hanla mengatakan, “kondisi pasien yang dievakuasi ke rumah sakit lapangan Marinir ini, tidak berbeda jauh seperti kondisi sebelumnya. Sebagian mereka menderita patah tulang dan luka-luka baik terbuka maupun tertutup. Dan itu sudah langsung kami tangani dengan cepat dan tepat oleh tim medis Marinir.

Dari 454 pasien yang dievakuasi ke sini, 56 pasien di antaranya kita evakuasi ke Kapal Rumah Sakit Dr. Soeharso untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lanjutan yang lebih baik ” ujar dr. Jefrey.

“Satgas PRCPB Marinir sebanyak 200 personel ini tetap melaksanakan bantuan layanan rawat inap, rawat jalan dan standby untuk evakuasi medik lanjutan untuk pasien korban gempa dari sejumlah lokasi gempa di Lombok Utara. Selain pelayanan rutin di rumah sakit lapangan, sebagian prajurit Marinir pun turut aktif mendukung proses evakuasi pencarian korban di reruntuhan bangunan dan membantu pembangunan sarana darurat dan pengamanan,” terangnya (bp/ts).

Foto: Dispen Kormar 
Read More »

Presiden Sambangi Lokasi Latihan Atlet Jetski dan Layar

LBI - Jakarta, Usai meninjau kesiapan para atlet pencak silat yang akan berlaga di Asian Games 2018, Presiden Joko Widodo langsung bertolak menuju tempat persiapan para atlet jetski dan layar di kawasan Ancol, Jakarta, pada Senin, 6 Agustus 2018.

Setibanya di _venue_ jetski yang dipersiapkan sebagai tempat pertandingan Asian Games, tepatnya di sekitar Pantai Ancol, Jakarta, Presiden terlebih dahulu menyaksikan 3 atlet jetski yang sedang berlatih.
Kepala Negara sempat berbincang dengan para atlet tersebut sebelum beranjak meninjau gedung _Jetski Indonesia Academy_ yang pada Asian Games mendatang akan digunakan sebagai _venue_ pertandingan.

Aero Sutan Aswar, atlet jetski nasional yang pada 2014 silam meraih gelar juara dunia jetski di kelas _Pro Runabout Stock_, yang sempat ditemui Presiden dalam kesempatan itu ikut mengomentari _venue_ dimaksud. Menurutnya, _venue_ yang baru saja dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu merupakan salah satu yang terbaik dari yang pernah ada.
_"Venue_-nya bagus. Tadi saya tanya ke atlet jetski, Pak ini dibandingkan negara mana pun kita terbaik," Presiden menuturkan.

Setelahnya, Kepala Negara juga meninjau persiapan para atlet layar di _Indonesia National Sailing Center_ yang juga akan digunakan sebagai _venue_ pertandingan Asian Games mendatang.
Secara umum, Presiden menilai bahwa sejumlah _venue_ yang dipersiapkan sudah tergolong siap dalam menyambut perhelatan Asian Games 2018.

"Kita telah melihat _venue_ untuk layar kemudian tadi juga _venue_ untuk jetski. Kita lihat sangat bagus dan sudah sangat siap untuk nanti dipakai di Asian Games 2018," ucapnya.
Adapun terkait dengan persiapan yang dilakukan para atlet, Presiden berharap para atlet mampu mendulang banyak medali bagi Indonesia. Hal itu mengingat persiapan para atlet nasional tidak hanya dilakukan menjelang Asian Games saja, tapi sudah dalam hitungan tahun.
"Kalau melihat latihan-latihan tadi yang disampaikan bukan sehari dua hari, sudah tahunan jangka panjang. Kita tinggal nanti lihat. Kita akan memetik hasil kalau latihan-latihan itu betul-betul bagus," tuturnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Jakarta, 6 Agustus 2018
Sumber:
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Read More »