INDIE streaming

Fifi Hanafia, SE, MM "Dosen Berkearifan Lokal"

Fifi Hanafia SE MM, di Filipina
Bogor (d'MonitorFifi Hanafia, SE, MM adalah Dosen Tetap STIE Pelita Bangsa dan Dosen Luar Biasa STIE Kalpataru. Baginya, profesi dosen adalah cita-citanya sejak kecil. Profesinya sebagai dosen, telah dijalani sejak tahun 2014. Mata kuliah yang disampaikan adalah, Pengampuh Manajemen Strategi, Hubungan Internasional, dan Manajemen Sumber Daya Manusia.

Menurutnya, tugas dosen bukan hanya "mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), tapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai budaya yang berkearifan lokal dan nilai-nilai agama. 

Hubungan Dosen dan Mahasiswa terlihat Guyub
"Kepada mahasiswa, saya tanamkan nilai budaya yang Berkearifan Lokal. Antara lain: cinta kepada Tuhan, alam semesta, disiplin, tanggung-jawab, hormat dan santun, berempati, kreatif, keadilan, toleransi dan persatuan", ujarnya

Dikalangan mahasiswa, Fifi Hanafia dikenal sebagai seorang dosen yang  disiplin, dan seringkali hadir pada kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa. Tak heran, hampir seluruh mahasiswa STIE Pelita Bangsa dan STIE Kalpataru mengenalnya.

Walau ia dikenal sebagai dosen yang disiplin, dan biasanya dosen disiplin identik dengan dosen galak... Tidak demikian dengan Fifi Hanafia, dengan pendekatan kearifan lokal, is selalu pandai menempatkan kapan harus tegas, dan kapan harus menjadi seorang teman, bagi mahasiswanya...

Sebagai seorang dosen, dirinya terus meningkatkan keilmuannya. Saat ini, sedang mengambil program Doctor of Business Administration di The Philippine Women's University. Program Doctor ditempuhnya bukan semata untuk dirinya pribadi, namun lebih pada bagaimana ia bisa lebih berbagi pengetahuan kepada mahasiswanya kelak. (AP & SSM)
Read More »

Caleg-caleg dari Kabupaten Bogor bersama bersatu membangun Kabupaten Bogor


Klapanunggal (d'Monitor) - Saya sangat bersyukur, dapat bertemu, dan bekerjasama dengan teman-teman yang berfikiran positif, karena saya dan teman-teman, sadar keberadaan kami hanyalah sebagai mahluk sosial.

Teman-teman seperjuangan yang memiliki tekad untuk melayani, bukan dilayani, merupakan sebuah manifestasi kesadaran, bahwa kita adalah mahluk sosial yang harus saling bergotong-royong untuk dapat mewujudkan sesuatu yang besar, bagi kemaslahatan masyarakat.

Mungkin ini adalah fenomena kesadaran Kearifan Lokal, dimana para caleg bisa saling mendukung, tanpa saling curiga, karena semua adalah milik Tuhan YME. Jadi kami hanyalah dapat berusaha, ujung-ujungnya yang di Atas jualah yang menentukan.

Bagi kami, politik hanyalah sebuah sarana untuk bersama-sama berkarya bagi Bangsa dan Negara pada umumnya, dan bagi masyarakat Kabupaten Bogor pada khususnya.

Anda dapat melihat dari mulai Pola Pikir saya dan teman-teman, hingga cita-cita kami, dengan mengunjungi website kami masing-masing, di Kabupaten Bogor

Benang Merah dari Visi Misi dan Program Kerja, serta Motivasi kami adalah, bekerja untuk memberikan Kesejahteraan, Keamanan, dan Ketentraman masyarakat Kabupaten Bogor.

Read More »

Pengecoran Jalan Komplek Pertanian Atsiri Permai, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede-Bogor

 Kepala Desa Ragajaya, Eko Supriyadi (kaos hitam)
Bojonggede (d'MonitorTangerang) - Komplek Pertanian Atsiri Permai, terdiri dari 2.000 rumah di atas lahan 40 ha. Berada di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede-Bogor. Dibangun oleh Yarumtani bekerjasama dengan Perumnas pada tahun 1996. 

Sampai saat ini, komplek tersebut belum diserahkan oleh pengembang (Yarumtani) ke Pemkab Bogor. Warga, melalui Ketua RT dan RW telah melakukan berbagai upaya, namun belum berhasil. Sebagai akibatnya, pemeliharaan jalan tidak dapat dibiayai dari APBD Pemkab Bogor dan dari Anggaran Desa.

Dengan usianya yang lebih dari 20 tahun, banyak fasilitas sosial dan fasilitas umum yang memerlukan perbaikan, terutama jalan. Untuk perbaikan jalan secara permanen, dibutuhkan  anggaran yang cukup besar. Hal ini, tentu memberatkan warga. Perbaikan dilakukan warga secara parsial, dan tidak permanen. Akibatnya, jalan yang telah diperbaiki tidak bertahan lama.

Kepala Desa Ragajaya, Eko Supriyadi merasa sangat prihatin melihat kondisi jalan di Komplek ini. Bersama dengan para Ketua RT dan Ketua RW, dirinya mengajak warga secara bersama-sama melakukan pengaspalan jalan hotmix.

Biaya pengaspalan hotmix, 50% bersumber dari iuran warga, dan 50% dari sumbangan pribadi Kepala Desa Ragajaya.

Hari Senin (14/1), Jalan Kacapiring Raya (RT.02) dan Jalan Kecubung I (RT.03) dilakukan pengaspalan hotmix. Pengaspalan ditinjau langsung Kepala Desa Ragajaya (Eko Supriyadi), Ketua RW.012 (Asyir Syafaat, SH), Sugiyanto (Ketua RT.02), Dedy Laksana (Ketua RT.03) dan warga.

Ketua RW 02, Asyir Syafaat, SH menjelaskan, seluruh warga komplek sangat berterima kasih atas bantuan Kepala Desa, Bapak Eko Supriyadi. Alhamdulillah, selama kepemimpinan beliau, 60% persen lebih, jalan di komplek telah diaspal hotmix.(Agus Pranoto)

Read More »

Gudeg Jogja Bu Kamto di Jonggol Kabupaten Bogor Jawa Barat

Bagi Anda yang tinggal di wilayah Jabodetabek, dan kangen makan Gudeg Jogja yang ma'nyus. Anda tidak perlu pulang ke Jogja, karena sedang kangen Gudeg dan suasana rumah makan di Jogja, Anda cukup pergi ke wilayah Kabupaten Bogor, tepatnya di Kecamatan Jonggol.

Ibu Yana Rebelle
Sambil menyantab Gudeg, kami mendengarkan cerita Ibu Yana Rebelle, mengenai sejarah Gudeg Bu Kamto, hingga keberadaannya hingga saat ini. Ibu Yana yang masih memegang nilai-nilai Kearifan Lokal ini, bercita-cita akan terus melestarikan Makanan Tradisional, selain membantu warga sekitar untuk menemukan makanan murah yang enak tapi tidak murahan.

Ibu Yana Rebelle sendiri sebagau penerus generasi ke tiga dari Gudeg Jogja Bu Kamto, yang kini sebagai pemilik sekaligus pengelola.

Selain Gudegnya yang ma'nyus, di sini Anda juga bisa memesan Bebek Goreng Bumbu Rempah, yang juga memiliki cita rasa yang sangat nikmat, terbukti seringnya Bapak Rahmat Yasin dan Kapolres Bogor memesannya.

Masih banyak lagi kuliner yang ditawarkan di sini, tetapi yang juga jangan sampai ketinggalan adalah Minuman Es Kunyit Adam dan Beras Kencur khas Gudeg Bu Kamto

Pokoknya Anda belum ke Jonggol kalau belum merasakan masakan di Gudeg Bu Kamto.

Alamat :
Citra Indah City Cluster Azalea luar AF 00 No. 23 arah Bougenville Jonggol 16830
Read More »

Gelora Bung Karno dan Jakabaring Sport Centre Bidik Peluang Usaha Bersama

Palembang (Monitor) - Usai penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games, dua stadion besar di Indonesia yakni Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakabaring Sport City (JSC) mempunyai pekerjaan rumah sangat berat, yakni mencari celah usaha agar tetap menguntungkan, bisa merawat dan menjaga agar fasilitas berstandar internasional itu tetap terjaga.

Gatot Tetuko, Direktur Utama GBK, dalam Workshop Pengembangan Wisata Olahraga bertema "Potensi bisnis sport event dalam meningkatkan dampak ekonomi bagi destinasi tuan rumah penyelenggara” di Palembang, Sumatera Selatan, mengatakan, biaya operasional GBk per tahunnya mencapai lebih dari Rp100 miliar per tahun (26/10).

"Festival musik nampaknya paling banyak diminati. Bulan depan, GBK akan menjadi saksi sejarah bagi Indonesia. Sebab, untuk kali pertamanya Guns n Roses bakal tampil kembali setelah dinyatakan bubar. Mereka akan reuni di Jakarta. Selama lima hari mereka akan di Jakarta, mulai dari latihan sampai dengan pementasan," ungkap Gatot yang juga menyebut beberapa nama grup band dan musisi dunia pun akan melakukan konser di GBK.

GBK juga melakukan model pendekatan bisnis sesuai era kekinian. Diantaranya membangun partnership dengan perusahaan e-comerce. Selanjutnya GBK pun menyewakan co working space bagi para pelaku bisnis startup yang isinya para millenial kreatif.

Hal senada diutarakan Bambang Supriyanto, Presiden Direktur JSC). Menurut Gatot, dengan menjadikan destinasi pariwisata sebagai daya tarik adalah langkah tepat untuk menjaga dan merawat keberlangsungan stadion kebanggaan. JSC menjalin kerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi dan Kota Palembang, ASITA, PHRI, ASPERAPI, dan para organizer untuk meningkatkan revenue di luar cabang olahraga. Hasilnya pun direspon positif.

"Belum lama ini ada event organizer (EO), yang menjadikan venue beach bolley saat di ASIAN Games untuk menggelar event beach party. Kemudian, nanti saat akhir tahun bakal digelar konser musik yang konsepnya cukup unik dengan panggung di atas danau. Lokasinya nanti di Jakabaring Rowing & Canoeing Regatta Course," papar Bambang (ft/ab).

Foto: Istimewa
Read More »

Pada Pameran ITE Ho Chi Minh City Indonesia Bidik Pasar Vietnam



Jakarta (d'Monitor) - Kementerian Pariwisata bersama 11 pelaku bisnis pariwisata (sellers) dari empat destinasi di Tanah Air seperti Bali, Yogyakarta, Kepri, dan Papua, melakukan ‘Sales Mission 10 Destinasi Branding’ pada even pameran International Travel Expo Ho Chi Minh City (ITE HCMC) di Saigon Exhibition & Convention Center, Kota Ho Chi Minh City, Vietnam pada 6-8 September.

Kegiatan Sales Mission ini sebagai upaya mempromosikan destinasi unggulan di Indonesia, antara lain Bandung; Great Bali; Great Jakarta; Great Kepri; Jogja-Solo-Semarang; Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat; Medan; Makassar; Lombok; dan Banyuwangi serta meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) khususnya dari Vietnam yang tahun ini ditargetkan sebanyak 74.000 orang atau meningkat dari target 2017 sebesar 64.000 wisman.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Masruroh mengatakan Indonesia gencar membidik pasar Vietnam sebagai pasar menjanjikan dan pertumbuhan pariwisatanya terus meningkat seiring dengan meningkatnya perekonomiannya sehingga mendorong tumbuhnya penduduk berpenghasilan menengah ke atas untuk melakukan kegiatan wisata ke mancanegara (outbound).

“Dari survei yang dilakukan Kemenpar, wisatawan Vietnam menyukai wisata luxury atau kemewahan dan modern. Mereka menyukai shopping, spa, dan resort dan ini banyak didapat di Indonesia, disamping itu wisatawan berusia muda banyak mencari wisata yang menantang adrenalin atau adventure,” jelas Masruroh.

Keikutsertaan industri asal Bali dan Kepri, yang merupakan destinasi dengan banyak fasilitas shopping center, spa, dan resort mewah mewakili segmen pasar yang menggemari wisata luxury. Segmentasi niche market yang menyasar wisatawan usia muda yang menggemari tantangan dan adventure terwakili dengan keikutsertaan industri asal Raja Ampat, Papua yang menawarkan wisata adventure dan bahari (fm). Foto: Dok. Kemenpar
Read More »