INDIE streaming

Tugas “Melayani” KPU Perlu Lebih Nyata Lagi


Jakarta (d'Monitor) – Suasana “tahun politik” kian menguat setelah usai era pilkada dan kini memasuki era pilpres dan legislatif. Tentunya, masyarakat sangat mengharapkan keberadaan Komisi Pemilihan Umum/KPU sebaga penyelenggara menjadi lebih profesional, santun dan penuh tanggungjawab. 

“Kami berharap KPU melayani bukan sekedar jargon atau tagline saja melainkan suatu tekad meningkatkan kualitas pelayanan untuk menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi yang lebih baik dari pemilu lima tahun silam. Karena masyarakat mesti turut mendukung tekad KPU tersebut,” ujar Slamet Abadi CPA, akuntan yang tinggal di jakarta. 

Momentum demokrasi Pemilihan Umum tiap lima tahun sekali, kiranya dapat memberikan kinerja terbaik bagi kelangsungan pelaksanaan Pemilu tersebut. “Harapan tersebut di jawab KPU dengan sebuah tagline KPU Melayani dan bahkan jadi suatu jargon dipasang di setiap simbol KPU. Hal tersebut menunjukkan keseriusan KPU memberikan pelayanan optimal kepada peserta pemilu dan masyarakat sebagai subyek penyelenggaraan pemilu legislatif maupun pilpres 2019 mendatang,” urai Slamet yang juga ingin mencalankan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah RI kepada pers (23/7). 

“Kami banyak menerima informasi dari calon peserta pemilu 2019, tentang kinerja KPU, khususnya KPUD DKI Jakarta yang kinerja nya nampak sudah profesional, aspiratif dan akomodatif,” aku Slamet. Menurutnya, hasil pemantauan mempelihatkan pelayanan KPU khususnya KPUD DKI Jakarta, kepada bacaleg DPD RI, DPR-DPRD, telah memudahkan pengurusan persyaratan sebagai peserta pemilu Perseorangan maupun melalui Partai Politik. 

Malahan KPU serius Melayani, dengan menerima berbagai saran dan masukan dari berbagai komponen masyarakat, sehingga hari demi hari, KPU senantiasa meningkatkan kualitas pelayanannya (at). Foto: Istimewa