Kemenparekraf Siapkan Akomodasi Tenaga Kesehatan Di Bali

Kerjasama dengan sejumlah industri hotel telah dilakukan Kemenparekraf untuk bersama membantu tenaga kesehatan saat merawat pasien Covid-19
Bali (d'Monitor) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Bali Paragon Resort Hotel menyediakan akomodasi bagi tenaga kesehatan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Udayana, Jimbaran, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dalam keterangannya (1/6) mengatakan, penyediaan fasilitas akomodasi merupakan salah satu wujud konsistensi Kemenparekraf/Baparekraf dengan industri pariwisata dalam upaya bersama penangulangan wabah Covid-19.
“Kami memastikan para tenaga kesehatan mendapat pelayanan yang terbaik, dari mulai fasilitas kamar, makanan, hingga laundry, semua harus memenuhi standar kesehatan yang baik,” ucap Nia. Dalam kerja sama ini, Kemenparekraf dan Bali Paragon Resort Hotel menyediakan 297 kama, terdiri  246 kamar tipe single dan 51 kamar double sebagai fasilitas bagi 346 tenaga kesehatan.
Menurut Nia, standarisasi kesehatan sangat penting untuk diperhatikan agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi tenaga medis, juga para staf dan pekerja hotel dan industri secara keseluruhan. “Sehingga para petugas medis dapat beristirahat dengan baik, dekat dengan tempat pekerjaan, dan lebih efektif dalam bertugas, jelas Nia (ag/ma).
Share:

Aksi Kemanusiaan Kostrad Di RSUD Dan Pelabuhan Merauke

Meriahkan Hut ke-53 Batalyon, Satgas Yonif 411 gelar berbagai aksi kemanusiaan
Merauke (d'Monitor) – Sambut HUT Batalyon ke-53 pada 1 Juni 2020, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad kembali menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Merauke memutus mata rantai Virus Covid-19, di area Pelabuhan dan Rumah Sakit Umum Daerah/RSUD Merauke.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya dalam rilisnya di Merauke (31/5) menyebut, berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan wabah pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Merauke, salah satunya penyemprotan cairan disinfektan dan pembagian masker kepada masyarakat di Pelabuhan Merauke.

Sebelumnya, Satgas juga beri dukungan kepada para pahlawan kesehatan yang berjuang di garda terdepan melawan Covid-19, dengan membagikan makan siang kepada tenaga medis di RSUD Merauke.

Aksi sosial jelang HUT Batalyon ke-53 di perbatasan RI-PNG mengusung tema “Peduli Sesama Melawan Covid-19” di Kabupaten Merauke. “Kita ingin memaknainya melalui kegiatan sosial peduli terhadap sesama,” jelas Dansatgas (bp).
Share:

Di Keerom Papua, TNI Ajarkan Warga Cara Cuci Tangan Yang Benar

Prajurit TNI saat beri contoh ke warga cara cuci tangan yang benar hindari penularan Covid-19
Papua (d'Monitor) – TNI dari Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Brajawijaya (Bjw) dipimpin Serda Bayu Arif Winanda beserta 7 anggotanya ajari warga cara mencuci tangan yang benar kepada di kampung binaan, Wambes Pir-V, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua (29/5).

Menurut Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno, dengan banyaknya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Keerom, Satgasnya berinisiatif memberi pencerahan kepada masyarakat binaan untuk mengetahui bahaya Virus Covid-19 dan mengajak untuk saling peduli agar terputusnya penyebaran virus yang berbahaya ini.

“Salah satu cara untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah dengan cara mencuci tangan yang benar. Mencuci tangan adalah kegiatan yang mudah dilakukan, tetapi tidak banyak yang mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar,” jelasnya.

Dalam mengajak dan memberikan contoh mencuci tangan ini diharapkan bisa menjadikan suatu kebiasaan untuk diri sendiri dan juga menghimbau untuk menggunakan masker pada saat keluar rumah atau beraktifitas serta menjaga jarak (bp).
Share:

Taman Nasional Meru Betiri Berdayakan Masyarakat Sekitar Kawasan

Masyarakat sekitar Taman Nasional Meru Betiri diberi bantuan untuk jalani usahanya
Jakarta (d'Monitor) – Pandemi Covid-19 selain berdampak terhadap kesehatan masyarakat secara umum, juga terimbas ke perekonomian masyarakat. Tak terkecuali masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional (TN) Meru Betiri, di Jember, Jawa Timur.

Kepala Balai TN Meru Betiri, Maman Suharman menyebut (28/5), sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/UPT-KLHK menaruh atensi terhadap kehidupan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurut Maman, TN Meru Betiri menjalankan program peningkatan usaha ekonomi dengan konsep pemberdayaan masyarakat. “Konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat di dalam dan di luar kawasan TN Meru Betiri melalui program alih lokasi, alih komoditi, dan alih profesi," jelas Maman.

TN Meru Betiri dalam pemberdayaan masyarakat juga menggandeng unsur Pemerintah Daerah Jember, Kepolisian, dan TNI. Saat ini baru 4 kelompok yang mendapatkan bantuan, sedangkan untuk kelompok lainnya akan diberikan pada tahap berikutnya. Total sebanyak 25 kelompok masyarakat yang menjadi binaan dari TN Meru Betiri.

Bertempat di Balai Kantor Kecamatan Tempurejo, Jember, masyarakat sekitar diberi bantuan peralatan mendukung usahanya, secara simbolis kepada kelompok masyarakat, berupa sarana dan alat produksi. Bantuannya antara lain
mesin pengaduk media budidaya jamur dengan kapasitas 1 kuintal untuk kelompok Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP), Desa Curahnongko.

Kemudian, mesin perajang pakan ternak kapasitas 1,5 kuintal perjam untuk kelompok Aren 1, Desa Sanenrejo. Bibit Jahe emprit dan Jahe Gajah sebanyak 2 kuintal untuk kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi (LMDHK), Desa Wonoasri. Dan, peralatan bahan pembuatan kue untuk kelompok Putri Meru, Desa Andongrejo (ma).
Share:

Perangi Covid-19, Bakamla Terus Siaga Keamanan Di Laut

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia koordinasi dengan jajarannya antisipasi
keamanan di laut
Jakarta (d'Monitor) – Masalah pandemi Covid-19 yang saat ini berlangsung di darat, dapat pula terjadi di wilayah laut. Sehingga, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas situasi keamanan laut Indonesia dengan para pimpinan instansi kemaritiman melalui video conference (vidcon) di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat (29/5).

Kepala Bakamla RI menyebut, rakor untuk antisipasi situasi keamanan laut/kamla di Indonesia dan upaya penanggulangannya dalam situasi pandemi Covid-19. “Selama pandemi Covid-19 terbukti telah ditemukan pelanggaran yang terjadi di laut Indonesia seperti masuknya sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri yang mencoba memasuki wilayah melalui jalur ilegal dengan tanpa memperhatikan protokol kesehatan,” tegasnya.

Menurut Kepala Bakamla, ancaman laut lainnya yang masih marak adalah  pelanggaran wilayah, IUU Fishing, pencemaran di laut, penyelundupan narkoba, tumpahan minyak dan kecelakaan di laut, pengungsi Rohingya, Transnational Organized Crime (TOC), dan terorisme.

“Menghadapi berbagai ancaman di laut tersebut, terlebih di saat pandemi Covid-19, sangat perlu bagi aparat Kamla di laut memahami penanganannya. Untuk itu, Bakamla telah membuat buku Panduan Menghadapi Pandemi Covid-19 di Laut. Bagi yang menginginkan buku tersebut silahkan datang ke kantor Bakamla RI untuk mendapatkan soft copynya,” jelas Laksdya TNI Aan Kurnia.

Pada bagian lain, Kepala Bakamla RI juga mengatakan, sebagai single agency multi task Bakamla RI tidaklah dapat bekerja sendiri dalam menjamin keamanan dan keselamatan di laut. “Bakamla RI sangat perlu sinergitas dengan instansi penegak hukum lainnya di laut,” ungkapnya (ma)
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca