INDIE streaming

Even Bali Pro Berkelas Dunia


Gianyar/Bali (d'Monitor) - “Wisata bahari jadi salah satu alasan mengapa wisatawan mancanegara/wisman datang ke Indonesia. Mereka mencari keindahan pantai, lokasi _surfing, diving,_ dan sebagainya. Apalagi sekarang _cruise_ dan _yacht_ mulai ramai ke Indonesia. Bahkan, ada yang sudah memiliki agenda regular. Dan jika digabungkan dengan atraksi, seperti kejuaraan _surfing_ Bali Pro ini, wisman akan banyak yang hadir,” ujar Indroyono Soesilo, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Destinasi Wisata Bahari, saat konferensi pers even olahraga surfing kelas dunia, Bali Pro, yang berlangsung di Komunikasi Resort, Gianyar, Bali (27/5).

Even Bali Pro yang berlangsung sejak 27 Mei hingga 9 Juni di Pantai Keramas, Bali, ditargetkan disaksikan hingga lima juta orang. Apalagi _World Surf League (WSL)_ akan menyiarkan kompetisi tersebut secara_streaming_ secara langsung. Di even serupa sebelumnya, kejuaraan _surfing_ Krui Pro Aceh April lalu, ditayangkan langsung oleh WSL, sekitar 750.000 orang seluruh dunia menyaksikan kompetisi tersebut.

“Level Bali Pro di atas kompetisi Krui Pro. Maka dari itu, lima juta orang ditargetkan akan menyaksikan even ini. Saya harap _live streaming_ dapat berjalan lancar karena ini bisa menjadi bagian promosi pariwisata Indonesia,” papar Indroyono, yang juga menjabat sebagai Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata.

Sementara itu Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Ratna Suranti yang hadir pula dalam konferensi pers bersama surfer profesional Indonesia Tipi Jabrik, serta dua perwakilan _World Surf League_, Steve Robertson dan Will Hayden Smith, menggarisbawahi bahwa “hadiah yang diberikan kepada pemenang dalam kompetisi ini tidak sembarangan. Total hadiah yang dilombakan mencapai Rp 13 miliar. Kita harus bangga punya event sekelas ini.”

Kejuaraan ini bisa disejajakan kelasnya dengan MotoGP. Ada surfer peringkat satu dan dua dunia yang ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Tak heran, dalam hal menyedot kedatangan wisman ke Indonesia, Indroyono optimis bakal dapat mendatangkan empat juta wisman di 2019 melalui wisata bahari (ab).

Foto: Dok.Kemenpar 
Sumber - IM