Ketua PBNU Berikan Saran Kepada Pemerintah Mengenai BPJS

Ketua PBNU, KH Said Aqil Siroj
Jakarta (d'Monitor) - Ketua umum pengurus besar Nahdatul Ulama KH. Said Aqil Siroj pemerintah, agar segera mengatasi masalah keuangan yang di alami badan penyelanggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan.

Menurut KH. Said Aqil Siroj,  dirinya menerima banyak informasi melalui PBNU, bahwa  banyak rumah sakit yang mengeluh, karena keterlambatan pembayaran asuransi yg seharus nya mereka terima dari BPJS kesehatan.

Karena BPJS mengalami DEFISIT yang sangat berat, oleh karena itu bisa menggangu stabilitas rumah sakit yg bisa berdampak negatif kalau ini tidak segera di atasi kata KH. Said aqil saat menerima direktur utama BPJS kesehatan fahmi idris di gedung PBNU jakarta kamis (26/9)

Oleh karena itu PBNU memohon kepada pemerintah agar memberi perhatian lebih kepada nasib BPJS. Jika hal ini di biarkan, maka akan berdampak negatif kepada rumah sakit, dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam hal ini PBNU mendorong dan memberikan solusi, agar pemerintah menaiki cukai rokok, dan biaya asuransi BPJS dari golongan 1 dan 2, sedangkan golongan 3 di harapkan tidak naik di karenakan golongan 3 khusus untuk masyarakat bawah.

Sumber : NU CHANEL
Foto : Istimewa