Secara Sukarela Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Kepada TNI

Dengan pendekatan simpatik, Prajurit TNI diperbatasan Papua bujuk warga miliki senjata untuk diserahkan
Merauke (d’Monitor) - Prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Satgas Pamtas RI-PNG, Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Toray, menerima senjata api jenis CIS dan 2 butir munisi kaliber .22 yang diserahkan secara sukarela oleh mantan simpatisan kelompok TPN/OPM atau Organisasi Papua Merdeka berinisial YK (54 th) warga Kampung Toray, Distrik Sota.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua (23/2). Menurut Dansatgas, usai acara KKR dilaksanakan Satgas di Kampung Sipias pada (15/1), warga Kampung Toray berinisial YK (54 th) menyampaikan kepada anak piara atau anak angkatnya yakni Praka Andri E. Ginting (anggota Pos Toray) bahwa dirinya memiliki senjata api yang disimpannya di hutan.


Informasi tersebut ditindaklanjuti, yang memberikan perintah kepada personel untuk lebih giat lagi merebut hati rakyat, khususnya kepada warga yang memiliki senjata. “Tepatnya pada Sabtu (22/)(22/2) pukul 23.00 WIT telah datang ke Pos Toray, YK (54 th) yang secara sukarela menyerahkan 1 pucuk senjata api jenis CIS dan munisi, diterima langsung Danpos Toray Letda Inf Wesly Baslius Tanaem,” terangnya.



“Saat penyerahan senjata yang bersangkutan mengatakan, bahwa kedekatan anggota Pos Toray dengan warga Kampung Toray terkhusus dirinya, sangat berbeda dengan Satgas sebelumnya, sehingga membuatnya simpati dan berkeinginan menyerahkan senjata api tersebut,” ucap Dansatgas. Setelah diterima senjata api dan munisi tersebut, lalu dilaporkan dan segera diserahkan ke Kolaksops Korem 174/ATW (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca