“Diplomasi Singkong” Warnai Pertemuan Pasukan Garuda Dengan Tentara Kongo

Wanita TNI sajikan makaman khas singkong kepada Tentara Kongo dan undangan lainnya
Kongo (d’Monitor) - Komandan Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda (Dansatgas Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco) Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menerima kunjungan Tentara Nasional Republik Demokratik Kongo atau Force Armees de la Republique Democratique du Congo (FARDC).

Turut hadir juga Komandan Contre Amiral 22 Angkatan Laut Laksamana Pertama Ruvunangiza Changa B., Asops FARDC Brigade 22 Infanteri Kolonel Fasific, dan perwakilan Head of Office of United Nation Kalemie, Kepala Bagian Urusan Politik Leonidas, di Sukarno Camp Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo (7/3).

Pendekatan teritorial Pasukan Garuda di Kongo diakui hasilnya dalam merangkul masyarakat
Kunjungan yang berlangsung sangat akrab ini disambut tarian Melayu oleh Female Peacekeeper Indo RDB, serta paparan sekilas kegiatan Satgas Indo RDB atau Pasukan Garuda yang menampilkan beberapa kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC), cermin dari keberhasilan penerapan pembinaan teritorial di Indonesia. Diharapkan kedepannya bisa bersinergi Indo RDB dengan pemerintah lokal dalam hal ini Tentara Nasional RDC/FARDC.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal bintang satu Angkatan Laut FARDC menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Satgas Indo RDB Kolonel Inf Daniel Lumbanraja yang didampingi Wadan Satgas Mayor Inf H. Yossy S. Buanan serta para Perwira staf atas kesempatan yang langka dan belum pernah dilaksanakan di Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Kedepan direncanakan akan segera dilaksanakan kegiatan positif oleh kedua belah pihak dengan tujuan bersama-sama untuk menjaga perdamaian khususnya masyarakat Kongo yang berada di Kalemie Provinsi Tanganyika dengan menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif, sehingga dapat menekan terjadinya konflik baik antar suku maupun kelompok.

Yang tak kalah menarik, kehadiran Disela- Wanita TNI yang tergabung dalam FET menunjukan kebolehannya memasak singkong disajikan kepada para istri Jenderal FARDC dan tamu undangan yang hadir. Selanjutnya mengajarkan cara mengolah baku singkong menjadi sajian jajanan lezat khas Indonesia. Semua yang hadir menikmati makanan khas Indonesia (ma).