Penegak Hukum TNI Perlu Asah Kapasitas dan Profesionalitas

Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto saat membuka Rakornis Hukum TNI
Jakarta (d’Monitor) – “Tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks di era disrupsi seperti saat ini, menuntut aparat penegak hukum TNI harus memiliki kapasitas dan profesionalitas yang tinggi,” ujar Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto saat membuka Rapat Koordinasi Teknis/Rakornis Hukum TNI 2020, dengan  tema “Babinkum TNI Berserta Jajaranya Siap Mendukung Tugas Pokok TNI Secara Bersinergi dan Soliditas Dalam Rangka Menuju TNI Yang Kuat Unggul, Maju dan Mandiri”,  di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (10/3).
Kasum TNI menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Rakornis ini untuk menyamakan visi, persepsi serta berbagai upaya evaluasi pelaksanaan tugas pokok oleh masing-masing badan pelaksana hukum di lingkungan TNI, sehingga diharapkan dapat terlaksana optimal.  Rakorniskum merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pembinaan satuan dan pembinaan teknis yustisi bagi para penegak hukum di lingkungan TNI.
Mengingat penting dan strategisnya forum ini, diharapkan para peserta mengikutinya dengan sungguh-sungguh dan berperan aktif memberi kontribusi yang membangun serta saling bertukar informasi dan pengalaman bermanfaat untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di masing-masing satuan sehingga dapat menunjang tercapainya tugas pokok TNI.
Kasum TNI juga menjelaskan, secara umum, beberapa parameter sebagai indikator keberhasilan dalam penegakan hukum, yaitu adanya kesadaran hukum, perangkat hukum yang memadai dan kualitas aparat penegak hukum. Demikian juga halnya dengan keberhasilan penegakan hukum di lingkungan TNI mengacu pada ketiga indikator tersebut, dimana pembinaan hukum di lingkungan TNI harus mampu melindungi personel, satuan maupun kepentingan militer dalam arti luas.
Letjen TNI Joni berpesan diantaranya, manfaatkan dengan baik forum sebagai sarana komunikasi dan sinkronisasi antar komunitas hukum, sehingga diperoleh kesamaan visi, persepsi dan interpretasi dalam melaksanakan tugas pokok TNI (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca