Raker Pegawai Negeri Sipil TNI Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

Kualitas PNS TNI juga dipacu agar mengikuti perkembangan zaman dalam memelihara persatuan bangsa
Jakarta (d’Monitor) - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI selaku Pembina Harian Dewan Pengurus Korpri TNI diwakili Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Gunung Iskandar secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Dewan Pengurus Korpri (DPK) TNI tahun 2020, di Desa Wisata TMII, Jakarta Timur (3/3).

Raker Korpri TNI diikuti 83 peserta, terdiri dari 21 DPK TNI, 5 DPK Unit Mabes TNI, 5 DPK Unit TNI AD, 5 DPK Unit TNI AL, 5 DPK Unit TNI AU, 27 personel perwakilan DPK Unit Provinsi serta didukung 15 personel panitia, berlangsung selama dua hari dengan tema “Mewujudkan PNS TNI yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri Guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI”.

Dalam pesan Aspers Panglima TNI disebutkan, Raker Korpri memiliki makna sangat strategis dalam melaksanakan tugas Korpri TNI sebagai salah satu komplemen dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI. Korpri sebagai suatu organisasi yang legal bagi PNS diharapkan dapat mempersatukan serta menampung aspirasi segenap PNS di seluruh jajaran TNI. Korpri harus mendukung, menjembatani untuk mencarikan solusi dan inovasi dalam berbagai masalah yang dihadapi.

Aspers Panglima TNI juga menekankan, “PNS TNI harus mampu menyelenggarakan pelayanan publik dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.”

Sementara Ketua Dewan Pengurus Korpri TNI Pembina Utama Muda IV/c Widya Leksmanawati menjelaskan, Raker Korpri ini berupaya menghasilkan solusi dan inovasi terkait dengan permasalahaan yang dihadapi, dan menjadi rekomendasi kepada instansi terkait sebagai tindaklanjut jawaban baik bagi pengurus Korpri maupun PNS di lingkungan TNI.

Mencermati tuntutan SDM unggul, lanjut Widya Leksmanawati, bagi Aparatur Sipil Negara untuk mendukung Indonesia maju, setiap PNS diharapkan mampu beradaptasi dengan revolusi industri 4.0 dimana setiap pelayanan publik diawaki oleh SDM yang mempunyai kompetensi dan didukung teknologi yang mumpuni (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca