Bercocok Tanam, Cara Brigif Para Raider 18/Kostrad Jaga Ketahanan Pangan

Prajurit Para Raider 18/Kostrad manfaatkan lahan di asrama dan rumahnya untuk bercocok tanam
Malang (d'Monitor) – Ketahanan Pangan adalah salah satu kegiatan yang terus menerus dilakukan oleh Prajurit Brigif Para Raider 18/Kostrad dengan cara bercocok tanam di lahan yang tersedia di lingkungan Asrama. Ini disampaikan Kapten Inf Supriyadi, selaku Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Brigif Para Raider 18/Kostrad dalam keterangan tertulisnya (17/4).

Menurut Pasiter, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Pemerintah, Prajurit Brigif Para Raider 18/Kostrad terbiasa jalani program bercocok tanam dengan aneka jenis tanaman pokok, seperti sawi, terong, tomat, cabe merah, selada, jagung dan bermacam buah-buahan.

“Kegiatan bercocok tanam tidak hanya kami lakukan di lahan yang khusus disiapkan. Namun kami juga mengajak kepada seluruh Prajurit melakukan hal sama di rumah masing-masing. Adapun hal ini bertujuan agar hasil tanaman dapat dimanfaatkan sehari-hari serta menciptakan lingkungan yang asri,’ jelas Kapten Supriyadi.

Terlebih di saat krisis pandemi Covid-19, di mana membatasi ruang gerak aktifitas karena mesti jaga jarak (social dan physical distancing), para prajurit justru kian semangat dalam hal menjalani program ketahanan pangan. “Kebutuhan pokok Prajurit sangat terbantu dengan adanya hasil dari kegiatan ini, hal tersebut menjadi kebiasaan positif bagi seluruh Prajurit yang terus kami pelihara,” ujarnya.

Sementara ditempat terpisah, Praka Aang salah satu anggota Detasemen Markas (Denma) Brigif Para Raider 18/Kostrad menyebut, tanaman yang berada di halaman rumahnya sangatlah membantu bagi pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari bersama keluarga. “Hasilnya pun dapat langsung saya rasakan,” ungkapnya (dh).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca