Krisis Covid-19, TNI Siapkan Ribuan Nasi Bungkus Setiap Hari Untuk Masyarakat

TNI setiap hari dari dapur umumnya sediakan nasi bungkus untuk masyarakat di masa krisis covid-19
Jakarta (d'Monitor) – Di tengah situasi pandemi wabah Covid-19 dan sebagai rasa kepedulian TNI kepada masyarakat, setiap hari dapur umum TNI (AD, AL, AU) menyiapkan ribuan nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat. Dapur umum TNI berlokasi di tiga wilayah Jakarta, yaitu TNI AD di Kelurahan Kapuk, Jalan Kapuk Kamal Raya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, TNI AL di Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan serta TNI AU di Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara.

Di masing-masing dapur umum tersebut, terlibat juga Koramil di wilayah setempat dalam pelaksanaannya. Kegiatan ini sudah di mulai dari 15 April 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Pembagian nasi bungkus yang dibagikan langsung Prajurit TNI membantu meringankan beban masyarakat saat Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tanpa kenal lelah, prajurit TNI buat aksi kemanusiaan ini (17/4).

Nasi bungkus dibagikan langsung prajurit TNI dari rumah ke rumah. Hal ini untuk tetap jalani physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial), agar dapat berjalan dengan aman dan lancar. Sementara Bapak Thabrani, warga Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat menyampaikan terima kasih kepada TNI yang memperhatikan masyarakat.

Sebelumnya, bersama Kementerian Sosial/Kemensos, juga menyumbangkan s 6.000 kotak paket dan sembako sekitar kurang lebih 10.000 paket perhari. Kemensos membagi ke masyarakat di sekitar wilayah DKI Jakarta. Bantuan dalam paket sembako berisi beras, mie instant, bumbu masak, hand sanitizer, sabun, isotonik dan kopi.

Bantuan melalui Gugus Tugas Covid-19 akan terus bergulir guna membantu masyarakat. Pemerintah menghimbau kepada dunia usaha dan individu yang memiliki kemampuan lebih untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu. Ini merupakan tugas bersama untuk menjaga situasi sosial ekonomi dan hubungan antar masyarakat terjaga dengan baik (ar).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca