Pemprov DKI Jakarta Hendaknya Bantu Nasib Wartawan Saat Pandemi Corona

Profesi wartawan juga rentan terdampak pandemi corona
Jakarta (d'Monitor) – Wabah virus corona menyerang semua lapisan masyarakat dan semua kalangan pekerja profesional tanpa terkecuali, termasuk wartawan. Hal itu dikatakan Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Mustofa Hadi Karya atau akrab disapa Opan di Jakarta (21/4).

Opan menyinggung selama wabah corona mendera di berbagai wilayah Indonesia, terlebih Provinsi DKI Jakarta yang miliki angka terpapar tinggi, tak ada satupun dari instansi pemerintah dan institusi polri maupun TNI, dalam hal ini Pemprov DKI, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya yang berempati kepada para wartawan dan keluarganya.

"Sejauh ini tidak ada perhatian khusus dari Pemerintah Pusat maupun dari tiga unsur tertinggi di Jakarta untuk menganggarkan kebutuhan teman-teman wartawan dan keluarganya. Padahal semua tahu, profesi inilah yang paling rentan sebagai gugus terdepan di lapangan saat bertugas memberikan edukasi/informasi terhadap masyarakat luas,” ucap Opan.

Menurutnya, jika Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, dan Pangdam Jaya bisa lebih terbuka dan melihat jeritan para wartawan maupun keluarganya, tentu terdengar sangat menyayat hati. Namun itulah kekuatan wartawan yang tak mudah mengeluh, meski kondisi sulit. "Saya kira tiga unsur di DKI tidak perlu harus ditegur dan disinggung seperti ini jika dapat memahami dan mengerti. Tak perlu teman-teman teriak dan menjerit akibat wabah corona telah terdampak pada siklus perekonomian yang menjerat leher", jelasnya.

Sebagai ketua Forum Wartawan Jakarta (FWJ), Opan merinci sedikitnya ada 126 media yang tergabung di dalam forumnya, dan ada 250 wartawan yang harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat Maupun Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya (js/hs/ma).

Foto: abri
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca