Satgas TNI Berhasil Peroleh Senjata dan Granat Tangan Ex-Combatan Di Kongo

 Satgas TNI saat menerima penyerahan senjata dan amuni dari kelompok pemberontak
Kongo (d’Monitor) – Dengan pendekatan simpatik dari kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) secara terbatas berupa sosialisasi pencegahan Virus Covid-19 kepada masyarakat Kongo, Satuan Tugas TNI Konga XXXIX-B Rapid Deployeble Battalion (Satgas RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) Kompi Bravo HQ berhasil  turunkan 3 ex-combatan,  2 pucuk senjata AK-47 serta  1 buah granat tangan.

Ini disampaikan Wakil Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco Letkol Inf Hadrianus Yossy S. Buanan mewakili Dansatgas di Soekarno Camp, Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo (11/4/). Menurut Letkol Hadrianus, Kompi Bravo HQ dipimpin Mayor Inf Didik Sukayat saat operasi di desa Amisi, Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo berhasil menurunkan ex- Combatan suku MM diawali Long Range Patrol (LRP) oleh Danki Bravo menuju Desa Kataki (25 km dari Kalemie) dalam rangka Cimic terbatas guna antisipasi penyebaran virus Covid-19 ke masyarakat setempat. “Disitulah terjalin komunikasi sosial antara personel Satgas RDB dengan Kadogo pemimpin desa Kataki yang didampingi Liason Assistant (Jhonatan),” ujarnya.  

Satgas TNI juga ajarkan warga setempat di Kongo cuci tangan hindari covid-19
Saat Cimic terbatas yang dihadiri kepala desa Amisi (Mukonga Amisi Donatien) tersebut digali informasi adanya 3 pejuang MM Liwanga kelompok PERSI yang ingin menyerahkan diri dan senjatanya kepada Satgas TNI. “Setelah kegiatan Cimic yang dilakukan dengan sukses keesokan harinya Danki Bravo Mayor Inf Didik Sukayat memerintahkan  anggotanya Letda Inf Eka Rahmat Maiputra S.Tr. (Han) beserta 30 personel berangkat untuk memastikan kebenarannya informasi yang diterima dengan melaksanakan LRP ke desa Amisi dan bertemu dengan Kepala Desa Amisi a.n Mukonga Donatien,” jelasnya.

Wadan Satgas menyampaikan, dari pendekatan dengan kepala desa Amisi Mukonga Donatien, diperoleh hasil, menyerahnya 3 pejuang MM Liwanga kelompok PERSI atas nama Idi Éric (22), Shabani Baruani (20) dan Antoine  Saleh (19) disertai dengan persenjataannya. “Ini merupakan bukti dari kepercayaan masyarakat Kongo atas kehadiran Satgas TNI RDB dibawah naungan MONUSCO,” tegas Wadan Satgas (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca