Taman Nasional Meru Betiri Berdayakan Masyarakat Sekitar Kawasan

Masyarakat sekitar Taman Nasional Meru Betiri diberi bantuan untuk jalani usahanya
Jakarta (d'Monitor) – Pandemi Covid-19 selain berdampak terhadap kesehatan masyarakat secara umum, juga terimbas ke perekonomian masyarakat. Tak terkecuali masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional (TN) Meru Betiri, di Jember, Jawa Timur.

Kepala Balai TN Meru Betiri, Maman Suharman menyebut (28/5), sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/UPT-KLHK menaruh atensi terhadap kehidupan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurut Maman, TN Meru Betiri menjalankan program peningkatan usaha ekonomi dengan konsep pemberdayaan masyarakat. “Konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat di dalam dan di luar kawasan TN Meru Betiri melalui program alih lokasi, alih komoditi, dan alih profesi," jelas Maman.

TN Meru Betiri dalam pemberdayaan masyarakat juga menggandeng unsur Pemerintah Daerah Jember, Kepolisian, dan TNI. Saat ini baru 4 kelompok yang mendapatkan bantuan, sedangkan untuk kelompok lainnya akan diberikan pada tahap berikutnya. Total sebanyak 25 kelompok masyarakat yang menjadi binaan dari TN Meru Betiri.

Bertempat di Balai Kantor Kecamatan Tempurejo, Jember, masyarakat sekitar diberi bantuan peralatan mendukung usahanya, secara simbolis kepada kelompok masyarakat, berupa sarana dan alat produksi. Bantuannya antara lain
mesin pengaduk media budidaya jamur dengan kapasitas 1 kuintal untuk kelompok Sentra Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP), Desa Curahnongko.

Kemudian, mesin perajang pakan ternak kapasitas 1,5 kuintal perjam untuk kelompok Aren 1, Desa Sanenrejo. Bibit Jahe emprit dan Jahe Gajah sebanyak 2 kuintal untuk kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi (LMDHK), Desa Wonoasri. Dan, peralatan bahan pembuatan kue untuk kelompok Putri Meru, Desa Andongrejo (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca