Bupati Merauke Sambut Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG

Bupati Merauke saat periksa kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG
Merauke (d'Monitor) – Korem 174/ATW (Merauke) selaku Kolakops Rem 174 Sektor Selatan gelar upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha (Yonif Mekanis 516/CY) dan Yonif 125/Simbisa di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke, Papua (12/6). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Merauke Frederikus Gebze dengan Komandan Upacara Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin.


Upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-PNG kali ini agak berbeda dengan tahun lalu, dikarenakan saat ini di Merauke masih berstatus siaga terhadap penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, Kolakops Rem 174 bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Merauke bersama dinas terkait menjadi garda terdepan dalam menyambut kedatangan satgas dengan melakukan pemeriksaan dan sterilisasi saat personel maupun materiil saat turun dari KRI Banda Aceh.
Bupati Merauke Frederikus Gebze dalam amanatnya menyampaikan beberapa penekanan dari Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, dimana wilayah perbatasan merupakan garis terdepan yang memiliki nilai strategis terhadap aspek pertahanan dan keamanan serta kedaulatan suatu negara. Sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 34/2004 tentang TNI, wilayah perbatasan memiliki kerawanan yang harus diwaspadai dari berbagai ancaman, seperti illegal logging, illegal minning, human trafficking, pelintas batas, kriminal bersenjata, penyelundupan narkoba, miras dan lain sebagainya.
“Oleh karena itu, kalian harus selalu waspada, laksanakan patroli keamanan maupun patroli pemeriksaan patok batas di sektor tanggungjawab masing-masing serta ciptakan stabilitas keamanan di sepanjang perbatasan,” tegasnya. Frederikus Gebze menekankan, selama penugasan agar memperhatikan protokol kesehatan, menjaga hidup sehat, memelihara kondisi fisik dan daya tahan tubuh.
Selain menjalankan tugas sebagai pasukan pengamanan pebatasan, personel satgas harus membantu pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman yang benar tentang social distancing serta kebiasaan hidup sehat, sehingga dapat membantu menghentikan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat melalui koordinasi dengan aparat Kowil dan pemerintah daerah setempat.
“Ingat, kehadiran kalian harus memberi kebaikan bagi masyarakat, bangsa dan negara serta taatilah hukum dan HAM agar kalian terhindar dari segala bentuk pelanggaran. Hal lain yang tidak kalah penting untuk dipahami adalah pelajari dan hormati karakter, budaya dan kearifan lokal masyarakat Papua sehingga kalian dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dimanapun anda bertugas,” pesan Bupati.
“Apabila menemukan permasalahan, segera lapor kepada pimpinan masing-masing, untuk diambil tindakan secara cepat dan tepat serta. Jangan melakukan tindakan sendiri-sendiri, karena dapat berakibat fatal,” pungkasnya.
Sementara Danrem 174/ATW melalui Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra selaku Dansub Satgas Pamtas RI-PNG menyampaikan sama. “Saya dan Bapak Bupati yang sekaligus tergabung dalam Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 mendapat laporan, seluruh personel yang tiba di Merauke semua dalam keadaan sehat, karena sebelum berangkat mereka telah menjalani beberapa kali tes kesehatan di mulai dari Rapid Test, PCR hinga Scan Suhu tubuh seperti saat tiba pada pagi tadi,” paparnya (ma).
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Banyak Dibaca